ditvnews.com-Medan,PT Kawasan Industri Medan (KIM) segera membangun Ground Breaking (terobosan) bagi para mitra industri.

Terobosan itu berupa pembangunan jaringan sumber air baru di PT KIM, yang akan dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan air di KIM I, KIM II dan selanjutnya akan dibuat jaringan baru dari KIM II ke KIM IV.

Pihak KIM juga akan meningkatkan kualitas jaringan lama. Karena jaringan lama sudah banyak yang berumur dan telah dipergunakan sejak KIM berdiri.
Pembangunan saluran air bersih ini sesuai kewajiban dalam PP No 142 Tahun 2015 melarang penggunaan air bawah tanah untuk industri. Dan mewajibkan penyedia jasa menyediakan kebutuhan air bersih untuk mitra industri. Jadi ini bagian kesepakatan besar untuk meningkatkan kapasitas layanan.

Rangkaian terobosan ini adalah bagian komitmen PT KIM untuk terus meningkatkan pelayanan melalui tagline KIM Your Partner In Integrated Solution And Services.

“Saat ini kapasitas terpasang kita sudah sekitar 250 meter kubik per bulan. Kita akan tingkatkan jadi 500 meter kubik per bulan. Dengan demikian maka PT KIM siap untuk memenuhi kebutuhan air bersih berapapun dari mitra industri.

Selama ini PT KIM satu masih menggunakan air bawah tanah (ABT) untuk menyuplai air. KIM belum menyuplai secara langsung dari fasilitas. Sehingga nantinya di harapkan setelah sumber air yang dibangun telah siap, bisa memenuhi kebutuhan air seluruh mitra kawasan industri.

Apalagi permintaan air sudah dimulai dari PT Soechi, yang mengajukan permintaan kepada KIM sekitar 50 ribu meter kubik per bulan dan akan diikuti oleh mitra industri lainnya di KIM lainnya. Dengan potensinya bisa mencapai 120 ribu meter kubik per bulan.

Harga yang ditwarkan PT KIM masih dibawah Rp 10 ribu. Bahkan masih Rp 9 ribu ke bawah. PT KIM akan terus melakukan kalkulasi untuk mendapatkan harga terbaik.

Terkait adanya dugaan bakal komplain dari salah satu perusahaan yang takut nantinya harga air yang ditawarkan KIM akan lebih mahal. PT KIM berani memastikan bahwa harga air yang ditawarkan KIM akan jauh lebih murah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here