PAKPAK BHARAT, Pagindar-ditvnews.com

Terungkap kalau Warga di Kecamatan Pagindar Kabupaten Pakpak Bharat Sumatera Utara ternyata sejak dahulu belum menikmati listerik PLN.

Tujuh tahun terakhir, warga di Kecamatan ini masih bergantung kepada listerik dari Pembagkit Listerik Tenaga Micro Hidro yang di bangun pada tahun 2012 Lalu melalui Program PNPM. Akibatnya, warga tidak menikmati Listerik maksimal karena pasokan terbatas. Listerik kerap kali terkendala kalau curah hujan tinggi karena air akan meluap dan merusak turbin.

“Kami berharap supaya pasokan listerik PLN bisa masuk ke Desa kami. supaya kami masyarakat disini bisa mengikuti perkembangan-perkembangan di luar sana” Ujar Abdi Manik warga Desa Sipagindar.

Di Kecamatan ini ada 4 desa yang kondisinya sama, yaitu, Desa Pagindar, Desa Sibagindar, Desa Lae Mbentar dan Desa Napa Talun Perlambuken. Ke empat Desa ini masih bergantung pada pasokan listerik PLTMH yang dayanya cukup terbatas. Warga mengaku merasa kesulitan untuk melakukan sejumlah aktifitas pada malam hari.

“Anak- anak sekolah tidak maksimal aktivitas belajarnya pada malam hari. Di musim penghujan, PLTMH tersebut padam akibat arus sungai meninggi dan banyaknya sampah-sampah yang menempel pada turbin.” Bilang Abdi Manik.

Camat Pagindar, Saor Manik, mengakui belum masuknya pasokan listrik dari PLN di Kecamatan Pagindar ini menjadi suatu kendala yang sangat serius di daerahnya.

“ Belum adanya aliran listrik dari PLN di Kecamatan ini, dan hanya mengandalkan arus listrik dari PLTMH tersebut, menjadi satu kendala yang sangat serius bagi masyarakat pagindar seperti tidak sanggup untuk mengoprasikan telavisi dan perangkat elektronik lainnya. Begitu juga untuk pengoperasian komputer atau laptop dan alat perkantoran lainnya di sejumlah perkantoran, Puskesmas, dan sekolah menjadi terkendala juga ” Katanya.

Meski demikian saat ini tiang listerik mulai terpasang hanya saja aliran listerik belum masuk.

“ Kita harap pihak-pihak terkait untuk segera merealisasikan pasokan Listrik dari PLN di Kecamatan Pagindar, Pungkas Saor Manik. (rudi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here